SIMULASI MODEL ACTIVE DIRECTORY DENGAN SERVER WINDOWS 2008 TERINTEGRASI PROXY MIKROTIK

Hary Nugroho, Anieke Laras Setyaningrum

Abstract


ABSTRAK
Sekarang ini di perusahaan-perusahaan besar, pengaturan hak akses terhadap sumber-sumber informasi menjadi hal yang sangat penting. Pengaturan hak akses yang selektif berdasarkan authorisasi keamanan dari level user yang diberikan dapat menjamin kerahasiaan data. Penyimpanan data harus menjamin bahwa data yang ada tidak dapat dibuka oleh orang lain yang tidak berkepentingan, hal ini sangat penting ketika data dikonsolidasikan ke dalam suatu penyimpanan data yang besar.
Hak akses dapat dilakukan dengan cara mengintegrasikan dua sistem operasi, yaitu Windows Server 2008 dengan Mikrotik. Pada dasarnya perbedaan hak akses tersebut dapat diatur dalam Group Policy Object (GPO) dan user yang dapat mengaksesnya harus terdaftar dalam Active Directory terlebih dahulu, hal ini bertujuan agar user-user tersebut dapat di bedakan dan di deskripsikan dengan baik. Hal ini dapat menghasilkan hak akses atas sistem operasi pada komputer client yang digunakan oleh user yang tentunya berbeda antara user satu dengan user yang lain.
Saat Proxy pada Mikrotik di integrasikan pada sistem Windows Server 2008, kebijakan user dapat di lakukan pada akses terhadap internet. Proxy dapat memblok situs network yang tidak diinginkan untuk diakses oleh user. Selain itu dalam Proxy juga dapat di setting schedule dalam mengakses internet, seperti pengaturan kebijakan terhadap akses internet yang tidak dapat memperoleh akses terhadap situs sosial contohnya facebook dan twitter selama user masih berada dalam jam kerja.
Kata kunci : Active Directory Windows Server 2008, Group Policy Object (GPO), Proxy Mikrotik

ABSTRACT
Right now it's in big companies, setting access rights to information sources to be a very important thing. Selective access rights settings based on user-level security from authorisasi that can guarantee the confidentiality of the data provided. Data storage must ensure that existing data cannot be opened by someone else who is not concerned, it is very important when data is consolidated into a large data storage.
Right of access can be done by means of integrating two operating system, namely windows server 2008 with mikrotik. Basically the difference right of access problem can be arranged in group policy object ( gpo ) and user who have access to must be enrolled in active directory first, it is aimed to make user-user problem can be in bedakan and in described well. It can produce the right of access to an operating system on a computer client used by the user, which of course differ among user one with user another.
When a Proxy on Mikrotik in integrasikan on a Windows Server 2008 system, user policy can be done in access to the internet. Proxies can block unwanted network site to be accessed by the user. Furthermore, in Proxy settings can also be schedule in accessing the internet, such as setting a policy against internet access are unable to obtain access to social sites such as facebook and twitter as long as a user remains in Office hours.
Keywords : Active Directory Windows Server 2008, Group Policy Object (GPO), Proxy Mikrotik


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.